Fiqh Puasa 8

Tanya Jawab Seputar Puasa

Pertanyaan ke-1 : 

Manakah yang lebih utama ustadz, puasa syawal atau membayar hutang puasa?

Dijawab oleh Ust. Abuya Nanang Zakaria (alumni Ma’had Abdurrahman bin ‘Auf) :

Mayoritas ulama berpendapat bahwa puasa sunnah syawal didahulukan karena sifatnya muqoyyad (waktunya terbatas), sementara menqodho puasa bisa dilakukan di bulan apa saja selain Ramadhan.

Hal ini berdasarkan pada dalil bahwa Ibunda Aisyah pernah mengakhirkan qodho puasanya sampai pada bulan Sya’ban. Dari Abu Salamah, ia mendengar ‘Aisyah ra. Mengatakan “aku dahulu punya kewajiban puasa. Aku tidaklah bisa membayar hutang puasa tersebut kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR.Bukhari, No. 1950: Muslim, No. 1146) wallahu a’lam

Pertanyaan ke-2 :

 Ketika ada perbedaan penentuan awal puasa antara ru’yatul hilal dan hisab, maka afdholnya kita mengikuti yang mana?

Dijawab oleh Ust. Abuya Nanang Zakaria (alumni Ma’had Abdurrahman bin ‘Auf) :

Penentuan awal ramadhan bisa menggunakan 2 metode tersebut, maka hal ini dikembalikan ke individu karena ini masalah keyakinan. Jika lebih yakin kepada hisab maka silahkan kerjakan, dan begitu juga sebaliknya. Namun jika ingin menyatukan umat maka mengikuti keputusan pemerintah lebih afdhol. Wallahu a’lam