Memberi Kesempatan untuk Berproses

“Sakit itu karena kita dikuasai emosi. Emosi ada karena kita bereaksi berlebihan. Masalah apapun, yang penting adalah bagaimana reaksi kita menyikapinya. Kita menikmati atau kita pusing dengan diri sendiri itu terserah kita. Tapi yang pasti, kita bakal melewati fase masalah itu.”

Terkadang kita menyimpulkan tentang seseorang dari beberapa sudut pandang kita dan melupakan bahwa asumsi kita bisa saja berbeda dengan orang lain. Seiring dengan berjalannya waktu, kita kurang bijak bila tetap memandang seseorang it uterus dari beberapa sudut yang sama. Bukankah perubahan dalam dirinya pasti ada?

                Dalam sebuah buku Quantum Learning, Bobbi dan Mike menuliskan bahwa setiap orang punya paradigma atau aturan untuk mengevaluasi informasi dan menerapkannya dalam hidup kita berdasarkan pada pengalaman hidupnya. Kadang yang kita perlukan adalah pergeseran dalam sudut pandang kita. Nah, bila sebelumnya kita punya kesimpulan A dan hari ini B, hal itu tidak mutlak dianggap sebagai bentuk plin-plan. Semua memang butuh proses dan kadang harus melewati tahap tertentu.

                Kalau kita pernah tidak menyukai orang lain, kebaikan dia masih terasa salah dimata kita. Padahal kesalahan itu berasal dari hati kita sendiri yang terluka dan belum ikhlas sepenuhnya. Dan sat emosi menguasai kita, seringkali cenderung merasa diri kitalah yang benar dan orang lain kurang tepat. Betul nggak nih…hehe, Hayo ngaku…

“Jangan kamu saling dengki dan iri dan jangan pula mengungkit keburukan orang lain. Jangan saling benci dan jangan saling menawar lebih tinggi atas penawaran orang lain. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya dan tidak mendzaliminya, tidak mengecewakannya, tidak membohonginya dan tidak merendahkannya. Letak takwa ada di sini(Nabi saw menunjuk ke dada beliau sampai tiga kali). Seorang patut dinilai buruk bila merendahkan saudaranya yang muslim. Seorang muslim haram menumpahkan darah, merampas harta, dan menodai kehormatan muslim lainnya. ” (HR. Muslim)

Sumber : Flacheya. 2011. Manage Your Heart Volume 1. Solo. : Afra Publishing

Guru Les privat mengaji Sidoarjo | Malang | Surabaya | Solo/Surakarta | Jogja/Yogyakarta | Bandung | Jabodetabek | Jakarta | Bogor | Depok | Tanggerang | Bekasi WA 085732690659